PIKAT 75

Halaman

  • Beranda
  • Tentang PIKAT
  • Visi dan Misi
  • Struktur Kepengurusan

Senin, 30 Desember 2013

Birrul Walidain

BIRRUL WALIDAIN
Berbuat Baik Kepada Ibu Bapak

Abu Hurairah radhiallahu 'anh berkata:
Seorang lelaki datang menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya: “Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku layani dengan sebaik-baiknya?” Baginda menjawab: “Ibu kamu.” Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?” Baginda menjawab: “Ibu kamu.” Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?” Baginda menjawab: “Ibu kamu.” Dia bertanya lagi: “Kemudian siapa?” Baginda menjawab: “Ayah kamu.” (Dikeluarkan oleh al-Bukhari dalam Shahihnya – hadis no: 5971 (Kitab al-Adab, Bab siapakah manusia yang paling berhak untuk dilayan dengan baik).
Jika kita ditanya “Apa agama Mu?” kemudian kita menjawab, “Agama kami Islam.” Apakah ketika kita menjawab pertanyaan itu pernah terlintas dibenak kita, sudah sejauh mana keislaman kita? Apakah hanya sekedar hitam di atas putih pada Kartu Tanda Penduduk?
Sebagai seorang muslim, sudah tentu kita harus melaksanakan rukun Islam. Kemudian menjalani perintah Nya dan menjauhi larangan Nya. Jangan sampai kita melakukannya separuh-separuh apalagi melakukan yang sebaliknya.
Ada suatu hal yang terkadang perlu menjadi renungan bagi kita semua, yakni mengenai pengabdian terhadap orang tua. Perlu kita ketahui bahwa dalam salah satu hadits dikatakan:
“Dari Abdullah Ibnu Amar al-’Ash Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Keridloan Allah tergantung kepada keridloan orang tua dan kemurkaan Allah tergantung kepada kemurkaan orang tua.” Riwayat Tirmidzi. Hadits shahih menurut Ibnu Hibban dan Hakim.”
Begitu besar penghargaan Allah terhadap orang tua hingga Allah sendiri berfirman dalam Al Quran yang mulia:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (untuk berbuat baik) kepada kedua orang tuanya, (terutama kepada ibunya), karena ibunyalah yang mengandungnya dengan berbagai susah payah, dan menyapihnya dalam (umur) dua tahun. Oleh karena itu hendaklah kamu bersyukur kepada Ku (hai manusia) dan juga kepada Kedua orang tuamu.” ( QS. Luqman 14 )
Sungguh besar penghargaan Allah terhadap orang tua. Bahkan bagi orang tua yang tidak seagama, Allah tetap memberi penghargaan kepada mereka dengan sebuah penghormatan untuk bersikap baik dan tetap mematuhinya selama itu tidak menyimpang dari syariat Islam. Para Ulama’ Islam sepakat bahwa hukum berbuat baik (berbakti) pada kedua orang tua hukumnya adalah wajib selain terhadap perkara yang haram.
Birrul Walidain (Berbuat Baik Kepada Ibu Bapak) merupakan bagian dalam etika Islam yang menunjukan kepada tindakan berbakti (berbuat baik) kepada kedua orang tua. Syari’at Islam meletakkan kewajipan birrul walidain menempati ranking kedua setelah beribadah kepada Allah SWT.



Bagaimana cara melaksanakan Birrul Walidain?
1. Mentaati Mereka Selama Tidak Mendurhakai Allah
Sa’ad bin Abi Waqas – semoga Allah merahmatinya –  menerapkan bagaiman konteks Birrul Walidain mempertahankan keimanan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya. Saat ibunya mengetahui bahwa Sa’ad memeluk agama Islam, ibunya mempengaruhi dia agar keluar dari Islam sedangkan Sa’ad terkenal sebagai anak muda yang sangat berbakti kepada orang tuanya. Ibunya sampai mengancam kalau Sa’ad tidak keluar dari Islam maka ia tidak akan makan dan minum sampai mati. Dengan kata-kata yang lembut Sa’ad merayu ibunya “ Jangan kau lakukan hal itu wahai Ibunda, tetapi saya tidak akan meninggalkan agama ini walau apapun gantinya atau risikonya”.
Sehubungan dengan peristiwa itu, Allah menurunkan ayat:
“Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya…” (QS. Luqman: 15)
Tidak bosan-bosannya Sa’ad menjenguk ibunya dan tetap berbuat baik kepadanya serta menegaskan hal yang sama dengan lemah lembut sampai suatu ketika ibunya menyerah dan menghentikan mogok makannya.
2. Berbakti dan Merendahkan Diri di Hadapan Kedua Orang Tua
Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:
“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada kedua orang tua ibu bapanya…” (QS. Al-Ahqaaf: 15)
 “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang tua ibu bapa…” (QS. An-Nisaa’: 36)
Perintah berbuat baik ini lebih ditegaskan jika usia kedua orang tua semakin tua dan lanjut hingga keadaan mereka melemah dan sangat memerlukan bantuan dan perhatian daripada anaknya.
3. Merendahkan Diri Di Hadapan Keduanya
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Dan Rabb-mu telah memerintahkan supaya kami jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’ dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: ‘Wahai, Rabb-ku, kasihilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.’” (QS. Al-Israa’: 23-24)
4. Berbicara Dengan Lembut Di Hadapan Mereka
Nabi Ibrahim ‘alaihiisalam mempunyai ayah yang bernama Azar yang aqidah-nya menyalahi dengan Nabi Ibrahim ‘alaihiisalam tetapi tetap menunjukan birrul walidain yang dilakukan seorang anak kepada bapaknya. Dalam menegur ayahnya beliau menggunakan kata-kata yang mulia dan ketika mengajak ayahnya agar kejalan yang lurus dengan kata-kata yang lembut sebagaimana dikisahkan Allah pada QS. 19 : 41-45.
5. Menyediakan Makanan Untuk Mereka
Dari Anas bin Nadzr al-Asyja’i, beliau bercerita, suatu malam ibu dari sahabat Ibnu Mas’ud meminta air minum kepada anaknya. Setelah Ibnu Mas’ud datang membawa air minum, ternyata si Ibu sudah tidur. Akhirnya Ibnu Mas’ud berdiri di dekat kepala ibunya sambil memegang bekas berisi air tersebut hingga pagi. (Diambil dari kitab Birrul walidain, karya Ibnu Jauzi)
6. Meminta Izin Kepada Mereka Sebelum Berjihad dan Pergi Untuk Urusan Lainnya
Izin kepada orang tua diperlukan untuk jihad yang belum ditentukan. Seorang laki-laki datang menghadap Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya: “Ya, Raslullah, apakah aku boleh ikut berjihad?” Beliau balik bertanya: “Apakah kamu masih mempunyai kedua orang tua?” Laki-laki itu menjawab: “Masih.” Beliau bersabda: “Berjihadlah (dengan cara berbakti) kepada keduanya.” (HR. Bukhari no. 3004, 5972, dan Muslim no. 2549, dari Ibnu ‘Amr radhiyallahu ‘anhu)
7. Memberikan Harta Kepada Orang Tua Menurut Jumlah Yang mereka Inginkan
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda kepada seorang laki-laki ketika ia berkata: “Ayahku ingin mengambil hartaku.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Kamu dan hartamu milik ayahmu.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)
Oleh sebab itu, hendaknya seseorang jangan bersikap bakhil (kikir) terhadap orang yang menyebabkan keberadaan dirinya, memeliharanya ketika kecil dan lemah, serta telah berbuat baik kepadanya.
8. Membuat Keduanya Ridha Dengan Berbuat Baik Kepada Orang-orang yang Dicintai Mereka
Hendaknya seseorang membuat kedua orang tua ridha dengan berbuat baik kepada para saudara, karib kerabat, teman-teman, dan selain mereka. Yakni, dengan memuliakan mereka, menyambung tali silaturrahim dengan mereka, menunaikan janji-janji (orang tua) kepada mereka. Akan disebutkan nanti beberapa hadits yang berkaitan dengan masalah ini.
9. Memenuhi Sumpah Kedua Orang Tua
Apabila kedua orang tua bersumpah kepada anaknya untuk suatu perkara tertentu yang di dalamnya tidak terdapat perbuatan maksiat, maka wajib bagi seorang anak untuk memenuhi sumpah keduanya karena itu termasuk hak mereka.
10. Tidak Mencela Orang Tua atau Tidak Menyebabkan Mereka Dicela Orang Lain
Mencela orang tua dan menyebabkan mereka dicela orang lain termasuk salah satu dosa besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Termasuk dosa besar adalah seseorang mencela orang tuanya.” Para Sahabat bertanya: “Ya, Rasulullah, apa ada orang yang mencela orang tuanya?” Beliau menjawab: “Ada. Ia mencela ayah orang lain kemudian orang itu membalas mencela orang tuanya. Ia mencela ibu orang lain lalu orang itu membalas mencela ibunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Abi Asid bin Malik bin Rabiah As Saidi berkata, “Ketika kami sedang duduk-duduk di Majelis Rasulullah Saw, tiba-tiba ada seorang dari Bani Salamah bertanya, “Ya Rasulullah, apakah sesudah ibu bapakku meninggal dunia masih ada sisa bakti yang dapat aku persembahkan kepada keduanya?.”

Mendengar pertanyaan itu, Baginda Nabi Saw mengangguk mengiyakan dan bersabda, “Ya dengan jalan mengirimkan doa untuk keduanya, memohonkan ampun, menepati janji dan nazhar yang pernah diikrarkan ibu bapakmu, memelihara hubungan silaturahim dan memuliakan sahabat keduanya,” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya).

Dari Ibnu Umar ra, Rasulullah Saw pernah bersabda, “Apabila anak Adam meninggal dunia, terputuslah semua amal perbuatannya, kecuali dari tiga sumber: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang mendoakannya.” (HR. Bukhari, Muslim dan Abu Dawud).

Selain mendoakan, berziarah ke makam orang tua juga termasuk merupakan bentuk birrul walidain. Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw bersabda,”Barang siapa yang berziarah ke kubur kedua orang tuanya, atau salah satu dari keduanya pada tiap Jumat, maka dosanya akan diampuni Allah da ia dinyatakan sebagai anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya.” (HR. Thabrani dalam Al-Ausath).

Kemudian, membina hubungan baik (tali silaturahim) dengan sahabat-sahabat orang tuanya. “Saya datang ke Madinah, kata Abu Burdah ra, lalu Abdullah bin Umar datang menemui saya seraya bertanya, “Tahukah engkau mengapa saya menemuimu?”, “tidak”, jawabku dengan juujur. Lalu ia menjelaskan, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang ingin berhubungan dengan ayahnya yang telah wafat hendaklah dia menghubungi kenalan dan sudara-saudara ayahnya, sesudah ayahnya meninggal.” Kebetulan antara Umar ayahku, dan ayahmu terjalin persudaraan yang akrab sekali, maka saya ingin melanjutkan hubungan baik itu.” (HR. Abdurrazaq dan Ibnu Hibban dalam Shahihnya).
Baca Selengkapnya → Birrul Walidain
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Pemuda, Pesona Dakwah, Selembar Kisah

Rabu, 18 Desember 2013

Fiqus sunnah (Pendahuluan)

PENDAHULUAN
Kajian kitab "Fiqus sunnah"

Tau kah kawan, bahwa ahli fiqih lebih sulit untuk dijerumuskan ke dalam kesesatan bila dibandingkan dengan ahli ibadah? Tentu, ahli ibadah adalah orang yang senantiasa beribadah. Sepanjang hidup nya beribadah. Ibadah yang wajib saja rasanya kurang, ditambahlah ibadah-ibadah sunnah. Dan disinilah letak kelemahan dari ahli ibadah.

Rasa kurang yang terus menerus dirasakan oleh para ahli ibadah, akan menyebabkan mereka terus menerus mencari ibadah apa yang belum mereka lakukan. Bahkan bakeberapa dari mereka terkadang mengada-adakan sesuatu yang tidak ada (khawarij). Sedangkan ahli fiqih lebih sulit dijerumuskan ke dalam kesesatan karena ilmu yang mereka miliki.

Maka sebagaimana syarat untuk diterimanya suatu ibadah adalah: ikhlas dan ilmu. Jadi dalam beribadah, kita harus memiliki rasa ikhlas seperti para ahli ibadah. Dan kita juga harus memiliki ilmu, seperti yang dimiliki oleh pada ahli fiqih.


Islam bersifat universal. Mengapa islam dikatakan universal?
Ada baiknya sebelum masuk ke dalam pembahasan mengenai ibadah dan fiqih, kita perlu mengenal dan memahami apa itu Islam.

Ada beberapa faktor atau alasan bahwa Islam itu Universal (menyeluruh):
1. Tidak ada dalam islam yang sulit untuk diyakini dan sulit untuk dilaksanakan.
    Contoh nya adalah shalat. Dalam Islam, shalat adalah ibadah utama. Bagi mereka yang tidak bisa melaksanakan shalat berdiri karena sakit atau ada halangan lain yang dibolehkan, maka shalat bisa dilakukan dengan duduk. Jika tidak bisa, maka berbaring, atau jika tidak bisa menggerakan satu pun bagian tubuh, maka shalat bisa dilakukan dengan hati/batin.

2. Sesuatu yang tidak berubah karena perkembangan zaman dan perubahan waktu, seperti aqidah dan ibadah, maka keterangannya diberikan secara terperinci. Sedangkan yang bisa berubah oleh zaman dan waktu, maka keterangan yang ada diberikan secara umum/global.
     Contoh yang tetap yaitu : Shalat, aqidah tauhid,
     Cotoh yang tidak tetap : mobil, hape, dll. dimana penggunaannya dikembalikan kepada hamba-hamba yang hidup di zamannya dan digunakan sesuai kemaslahatan umat.

3. Semua ajaran Islam mempunyai beberapa tujuan:
a. menjaga agama : membaca dan menghafalkan Al Quran (untuk menjaga kesucian Al Quran)
b. menjaga jiwa : qishash (agar tidak ada dendam)
c. menjaga akal : diharamkan nya khamr (yang memabukkan)
d. menjaga keturunan : menikah
e. menjaga harta : zakat, shodaqoh

Selain itu ada beberapa kaidah (secara umum) yang perlu dipahami sebelum mempelajari fiqih :
1. Larangan mencari sesuatu yang belum terjadi
2. Menjauhi banyak pertanyaan dan mempersulit masalah
3. Menjauhi perbedaan dan berpecah belah dalam agama
4. Mengembalikan masalah yang berselisih ke dalam Al Quran dan Al Hadits

- Kajian kitab "Fiqus sunnah" -
Bersama Utdz Neman (Ibnu Katsir, Jember)
Baca Selengkapnya → Fiqus sunnah (Pendahuluan)
1 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Fiqus sunnah

Jumat, 11 Oktober 2013

Hijab dan Wanita

Emansipasi wanita merupakan suatu pemikiran yang berasal dari wanita-wanita Eropa yakni kaum kaum feminis. Pemikiran ini muncul dari wanita-wanita yang merasa diperlakukan tidak adil. Kebanyakan wanita di Erpa memang diperlakukan seperti budak, pelampiyas nafsu seks, wadah perkembangbiakan, pembantu dan segala macam definisi rendah tentang manusia.

Sebenarnya hal ini sudah ada sejak zaman Rasulullah ketika Islam masih belum memperoleh kemenangan. Kisah yang sangat terkenal berasal dari Saydina Umar. Umar sebagai salah satu sahabat Nabi yang menjadi khalifah, ternyata memiliki masa lalu yang kelam. Beliau tercatat dalam sejarah pernah mengubur anak perempuannya sendiri hidup-hidup. Itu adalah dosa yang paling disesali Umar seumur hidupnya.

Seperti yang tertulis dalam Al Quran, Surat AnNahl ayat 57 – 59. Disana dikatakan bahwa mereka menetapkan anak perempuan sebagai anak-anak Allah dan mengambil anak laki-laki sebagai anak mereka, karena anak laki-laki lebih mereka sukai. Sedangkan bila mereka memilliki anak perempuan, mereka merasa marah karena malu. Mereka ada yang memilih memelihara anak perempuan mereka dalam keadaan malu, dan sebagian mengubur anak mereka hidup-hidup. Itu adalah kisah sebelum datang nya Islam.

Lantas bagaimana dengan wanita muslim? Wanita-wanita muslim tidak pernah protes dengan ketentuan yang Allah berikan, karena dalam islam sendiri, wanita diperlakukan layaknya seorang ratu. Namun seiring berkembangnya zaman, ideology tentang emansipasi wanita mulai berkembang di pikiran wanita muslim. Mereka dicekoki ideology ideology barat tentang cacatnya aturan-aturan yang berasal dari Allah tentang batasan-batasan bagi wanita. Padahal sebelum itu tidak pernah ada wanita muslim yang protes. Apa karena mereka terlalu bodoh sehingga tidak protes pada Allah? Tidak, justru karena mereka paham benar tentang aturan tersebut maka mereka menerima dengan lapang dada.

Al Baqarah 120 tidak akan ridho orang yahudi sampai kita mengikuti mereka.

Salah satu hal yang mendapat sorotan besar adalah tentang hijab. Sebagaimana cara masuk ideology barat ke dalam kehidupan kita yakni melalui 3 F : food, fun and fashion. Ini yang disebut dengan perang pemikiran atau ghazwul fikri. Tujuan ghazwul fikri bukan mengganti pemikiran Islam dengan pemikiran kufur tetapi menggeser prinsip-prinsip islam sehingga hanya kulitnya yang Islami tapi tidak isinya.


Contoh nya adalah tabarruj yakni berlebih-lebihan. Wanita yang memperlihatkan keindahan dan perhiasannya kepada lelaki (ibnu mandzur). Wanita yang saat keluar dari rumahnya mereka berjalan berlenggak-lenggok lagi menggoda (Qatadah). Dan yang lain adalah syuhrah. Dalam sebuah hadits dikatakan : Sesiapa yang mengenakan pakaian syuhrah (sensasi) di dunia, maka allah akan mengenakan baginya pakaian kehinaan di akhirat (HR Ahmad).
Baca Selengkapnya → Hijab dan Wanita
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Pesona Dakwah

Minggu, 08 September 2013

Urgensi Tarbiyah Islamiyah


Mengapa Tarbiyah Islamiyah itu penting?


v Berkurangnya jumlah orang shaleh
Bisakah antum bayangkan masjid-masjid yang kini diisi oleh para kyai yang semakin renta dimakan usia mulai kosong karena Allah memanggil mereka? Atau bagaimana dengan guru-guru bijak yang senantiasa membimbing kita tiba-tiba pergi meninggalkan dunia? Juga para aktifis-aktifis, orang tua yang didikannya keras tapi lembut hatinya, atau para orang shaleh lain yang satu persatu akan kembali pada Nya? Siapa yang akan menggantikan mereka?

v Masjid sepi
Banyak anak muda jaman sekarang lebih suka shalat di rumah daripada di masjid. Terutama untuk laki-laki yang memang diwajibkan untuk shalat berjamaah. Bahkan hal paling fatal yang pernah ada adalah seorang remaja laki-laki yang tidak hafal lafazd azan. Lantas jika semua orang tua pengumandang azan telah meninggalkan dunia, apa masih ada generasi muda yang akan menggantikan mereka?

v Anjuran mencintai
Hadits riwayat Anas bin Malik Radhiyallahu’anhu:
“Bahwa seorang Arab badui bertanya kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam: Kapankah kiamat itu tiba? Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya? Lelaki itu menjawab: Cinta Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda: Kamu akan bersama orang yang kamu cintai.”
(Hadits Shahih Muslim : 2639-161)

v Anjuran berkumpul dengan orang shaleh
Dalam kitab Shifat Ash Shafwah karya Ibnu Al Jauzi (597 H) ulama besar madzhab Hanbali, di mana saat beliau menulis biografi Yahya Bin Muadz Ar Razi ulama yang wafat di Naishabur tahun 258 H, beliau menuliskan bahwa Yahya menyampaikan 5 obat hati (lihat, Shifat Ash Shafwah, 4/92). Dalam kitab itu Yahya bin Muadz menyatakan, ”dawa’ al qalb khomsah asya’” (obat hati ada 5 perkara), yang dalam bahasa Jawa, ”tombo ati iku limo perkarane” (obat hati ada 5 perkara).
Dari lima perkara itu Yahya bin Muadz merinci, ”qira’ah Al Qur’an bi at tafakkur” (membaca Al Qur’an dengan perenungan), yang dalam bahasa Jawa, ”moco Quran angen-angen sakmaknane”. Yang kedua adalah “khala’ al bathn” (kosongkan perut atau berpuasa), yang dalam bahasa jawa, ”weteng siro kudu luwe”. Obat hati selanjutnya adalah, ”qiyam al lail” kalau dijawakan menjadi, ”sholat wengi lakonono”. Selanjutnya adalah, ”tadzarru’ indza as sahr” (merendahkan diri saat waktu sahur) kalau dalam versi Jawa, ”dzikir wengi ingkang suwe”. Sedangkan obat hati yang terakhir yang disebut Yahya bin Mu'adz adalah, ”mujalasah as shalihin” (bermajelis dengan orang-orang shalih) yang dalam versi Jawanya, ”wong kang sholeh kumpulono.” (http://www.hidayatullah.com)
Baca Selengkapnya → Urgensi Tarbiyah Islamiyah
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Pemuda, Pesona Dakwah

Sabtu, 07 September 2013

Hari Solidaritas Hijab Internasional

Pada tanggal 4 September yang lalu,
sejumlah akun di jejaring sosial twitter mempublikasikan isi pesan yang menyatakan dukungannya terhadap perayaan Hari Solidaritas Hijab Internasional dengan tagging #worldhijabday4sep.



"Allah mencintaiku sehingga Dia memberiku Hijab," komentar Aliya Mansoor seperti dikutip Onislam.net, Kamis (5/9).

Perayaan ini awalnya diluncurkan di London. Ini merupakan efek dari larangan hijab di Prancis. Urgensi perayaan ini makin kuat ketika semakin banyak Muslimah yang dilecehkan karena mengenakan hijab.

Dukungan tak hanya datang dari kalangan Muslimah saja. Kalangan pria pun ikut memberi dukungan moral. 

"Hijab tidak mengingatkan saya seorang yang kolot tetapi lebih mengingatkan saya bagaimana Muslimah telah melalui masa zaman batu," komentar Faizaa Iqbal via akun Twitter pribadinya. 

Saat ini, pelecehan terhadap Muslimah berhijab masih saja terjadi. Masalah semacam ini yang kemudian mendorong para Muslimah mempromosikan hijab. [ROL/onislam]

from : http://www.islamedia.web.id/2013/09/muslimah-dunia-rayakan-world-hijab-day.html
Baca Selengkapnya → Hari Solidaritas Hijab Internasional
2 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: News

Minggu, 01 September 2013

Dokumentasi Halal Bihalal 2013

Untuk temen-temen yang nggak bisa dateng di acara Halal Bihalal,
ini dia dokumentasinya ^^
 

 
 baru masuk masjid,
langsung terpana sama masjidnya.
ada langit nya tuh!!! hehehe

 
Sambil nunggu yang lain datang,
ngobrol dikit dong sama akh Indra nih.

 
Alhamdulillah, tuh yang lain pada dateng.
ayo ayo kita mulai acaranya ^^

 Sebelum dengerin tausiyah dari Ustd Halimi
dengerin sambutan dari ketum PIKAT dulu.
ini akh Indra Septiawan (2009)

 
 
Nah, akhwat-akhwatnya jangan ngegosip dong,
habis ini ustd nya ngasih tausiyah lho..


Ustd Halimi sedang memberikan tausiyah ^^






Baca Selengkapnya → Dokumentasi Halal Bihalal 2013
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Foto Kegiatan

Kamis, 15 Agustus 2013

Undangan Halal Bihalal PIKAT

Assalamualaikum, mengundang seluruh jajaran keluarga besar Rohis + Alumni Rohis SMAN 75, dalam acara halal bi halal, Kamis, 15 Agustus 2013/ 8 Syawal 1434 H, pukul : 15.00 - selesai.
Tempat : masjid Al Amal (Dkt Rumah Akhina Azhar/Ketua Rohis Tujuh Lima Jakarta). Komp. Kavling Tipar Timur , belakang komp. asrama kebersihan DKI, pangkalan APb 02.

Cp : Lukman : 0852 1412 6636..
#MariMerapat.

"Menabur Cinta Menuai Taqwa di Hari Raya"


Baca Selengkapnya → Undangan Halal Bihalal PIKAT
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Agenda Kegiatan

Kamis, 01 Agustus 2013

Salam UI dan FSLDK Gelar Aksi Tolak Kudeta Mesir

Mesir sedang bergejolak, 3 Juli 2013, Muhammad Mursi, Presiden Mesir yang terpilih secara sah dan konstitusional setelah memenangkan pemilu yang demokratis tahun lalu, dikudeta oleh militer Mesir. Sebuah Ironi di tengah dunia yang beradab, memilih langka kudeta yang tak lain merupakan cara masyarakat primitif dimana kekuatan senjata mengalahkan logika. Diperparah, pembantaian terhadap saudara-saudara muslim di Mesir masih terus berlangsung.
Militer Mesir menangkap ratusan pendukung Mursi dan merampas hak-hak hukum mereka. Terhitung 80 (informasi terbaru sejumlah 200 orang –Fimadani)orang meninggal dunia yang umumnya ditembak di kepala serta lebih dari 1000 orang luka-luka.
Beberapa tempat yang menjadi saksi diantaranya Masjid Qoid Ibrahim di Provinsi Iskandariyah, Markas Garda Republik, Rab’ah dan Alexandria.
Oleh karena itu, Salam UI, LD se-UI dan FSLDK dengan seluruh elemen aktivis mahasiswa menyerukan Aksi Solidaritas Menentang Kudeta dan Pembantaian di Mesir, 28 Juli 2013 di Depan Kedubes Mesir dilanjutkan dengan longmarch ke Kemenlu.
Bersamaan dengan ini, Kami mengecam tindakan kudeta pemerintahan demokratis Mesir, Muhammad Mursi dan pembantaian di Mesir per 28 Juli 2013. Sikap ini dikeluarkan berdarkan alasan-alasan berikut :
  1. Coup d’etat atas Mursi, Presiden Mesir yang terpilih secara sah dan konstitusional setelah memenangkan pemilu yang demokratis dengan hampir 25% suara di putaran pertama dan 52% suara di putaran berikutnya pada Mei 2012 (Aljazeera) oleh militer Mesir secara sepihak pada tanggal 3 Juli 2013. Kudeta militer ini akan membawa demokrasi militer menjadi diktator tirani kembali.
  2. Penahanan sepihak atas Mursi (Presiden resmi Mesir) di penjara Torah pada 4 Juli 2013.
  3. Pelanggaran atas HAM, hukum serta tindakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh militer Mesir secara otoriter terhadap Muslim di Mesir, khususnya pendukung Mursi yang menuntut keadilan atas kesewenangan militer Mesir.
  4. Jejak historis hubungan diplomatis Mesir dengan Indonesia yang baik. Mesir sebagai salah satu negara pertama yang mengakui dan mendukung kemerdekaan Indonesia. Pengakuan ini membuat RI berdiri sejajar dengan Belanda (juga dengan negara-negara merdeka lainnya) dalam segala macam perundingan dan pembahasan tentang Indonesia di Lembaga Internasional.
Menanggapi hal ini, kami menuntut kepada Kedubes Mesir dan Kemenlu untuk segera menyampaikan aspirasi dan menyuarakan suara seluruh muslim Indonesia, terkait :
  1. Pembebasan Muhammad Mursi beserta seluruh pendukungnya yang ditangkap paksa
  2. Mengembalikan pemerintahan demokratis Mesir kepada Muhammad Mursi
  3. Menghentikan segala bentuk kekerasan, ketidak-manusiawian serta pelanggaran hukum atas pendukung Mursi.
Dan menghimbau kepada seluruh ummat muslim di tanah air untuk :
  1. Turut mendoakan keselamatan bagi saudara-saudara sesama muslim di Mesir. Salah satunya ketika waktu-waktu diijabahnya doa, khususnya di bulan Ramadhan ini
  2. Membantu menyuarakan dan menyebarkan berita-berita mengenai perkembangan Mesir kepada saudara sesama muslim lainnya. Diharapkan dapat membentuk awareness kepedulian antar Muslim.
sumber : http://news.fimadani.com/read/2013/07/27/28-juli-2013-salam-ui-dan-fsldk-akan-gelar-aksi-tolak-kudeta-mesir/
Baca Selengkapnya → Salam UI dan FSLDK Gelar Aksi Tolak Kudeta Mesir
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Indonesia Hari Ini, News

Kecam Militer Mesir, Mahasiswa UI Geruduk Kedubes Mesir

JAKARTA - Ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Nuansa Islam Mahasiswa (Salam) dan lembaga dakwah fakultas (LDF) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Mesir di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

Mereka prihatin atas digulingkannya Presiden  Muhammad Morsi oleh pihak militer Mesir.

“Sebuah ironi di tengah dunia yang beradab, memilih langkah kudeta yang tak lain merupakan cara masyarakat primitif di mana kekuatan senjata mengalahkan logika,” terang Habibi, peserta unjuk rasa, Minggu (28/7/2013).

Ditambahkannya, sejak penggulingan pemerintahan syah marak, tindak kriminalitas meraja rela di Mesir.

"Diperparah, pembantaian terhadap saudara-saudara muslim di Mesir masih terus berlangsung. Militer Mesir menangkap ratusan pendukung Morsi dan merampas hak-hak hukum mereka. Terhitung, 80 orang meninggal dunia yang umumnya ditembak di kepala serta lebih dari 1.000 orang luka-luka. Beberapa tempat yang menjadi saksi bisu, di antaranya Masjid Qoid Ibrahim di Provinsi Iskandariyah, Markas Garda Republik, Rab'ah, dan Kota Alexandria,” bebernya.

Karena itu, sambung dia, Salam UI, Lembaga Dakwah Fakultas se-UI, dan Forum Silahturahim Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK), bersama seluruh elemen aktivis mahasiswa menyerukan aksi solidaritas menentang pembantaian di Mesir.

Setelah berunjuk rasa di Kantor Kedubes Mesir, para mahasiswa bergerak ke Kementerian Luar Negeri di Jalan Pejambon, Jakpus.
(ton)

sumber : http://news.okezone.com/read/2013/07/28/337/843711/kecam-militer-mesir-mahasiswa-ui-geruduk-kedubes-mesir 
Baca Selengkapnya → Kecam Militer Mesir, Mahasiswa UI Geruduk Kedubes Mesir
1 komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Indonesia Hari Ini, News

Mahasiswa Bandung Kutuk Pembantaian di Mesir

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Muslim Peduli Mesir (KAMMI dan FSLDK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Bandung, Selasa. Mereka mengutuk tragedi kemanusiaan dan pembantaian oleh militer Mesir.
Koordinator Lapangan, Irfan Ahmad Fauzi, menuturkan militer Mesir dinilai telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) terhadap warga sipil yang tidak berdosa.
"Kubu militer Mesir telah membunuh ratusan bahkan ribuan nyawa tak berdosa," katanya disela-sela aksi unjuk rasa.
Dari data yang diterimanya hingga Ahad (28/7) kemarin, Irfan mengatakan jumlah korban meninggal dunia akibat konflik yang terjadi di Mesir itu mencapai 480 orang. Sebanyak 8.000 orang luka-luka dan 1.500 ditangkap.
"Tak hanya itu, mereka juga menutup sembilan channel TV agar aksi keji militer tak diekspos,'' katanya. ''Ironis memang, di bulan Suci Ramadhan ini tak sedikit pun hati mereka terketuk. Mau sampai kapan dunia membisu.''
Oleh karenanya, pihaknya meminta agar pemerintah Indonesia lantang mengecam aksi pembantaian. Karena, secara historis Indonesia berhutang pada rakyat Mesir yang mengakui kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.

sumber : http://www.republika.co.id/berita/nasional/jawa-barat-nasional/13/07/30/mqqnsi-mahasiswa-bandung-kutuk-pembantaian-di-mesir

Baca Selengkapnya → Mahasiswa Bandung Kutuk Pembantaian di Mesir
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Indonesia Hari Ini, News

Senin, 29 Juli 2013

Dokumentasi Kegiatan Sarasehan 75 #28Juli2013

 
Ini saat-saat pembukaan acara Sarasehan yang diikuti oleh temen-temen ROHIS dan PIKAT.
Eh, pada ngobrol sendiri tuh yang di pojokaann.. :D

 
Ini adalah ketua PIKAT yang sedang memberikan sambutan, kawan.
kenalan dulu yang belum kenal ^^

 
Sedikit tausiyah dari Bapak Guru kita, sebagai pengantar sebelum berbuka.
ayo di dengerin adek-adek.. :D

  

Lho lho, yang di depan kok pada ngantuk gituu???

 
Nggak sabar nih mau menyantap takjil hari inii ^^

 
Ini adalah menu berbuka kita.. ^^

 
Alhamdulillah.. selesai makan, kita tarawih bersama, kawan.. :D
Baca Selengkapnya → Dokumentasi Kegiatan Sarasehan 75 #28Juli2013
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Foto Kegiatan

Minggu, 28 Juli 2013

Urusi Saja Negeri Sendiri !!!

BEGITULAH UKHUWAH,,,
SAAT LUTUT TERLUKA, BERTERIAKLAH SUARA DAN MENANGISLAH KEDUA MATA

Islamedia - "Gak usah urusi negeri orang, urus saja negeri sendiri" begitu komentar salah satu member kami. perlu kami jelaskan, Islam memiliki konsep persaudaraan yang sempurna dan indah. dimana konsep itu adalah, bahwa setiap muslim itu ibarat satu tubuh. Saat saudaranya sakit, maka iapun akan merasakan sakit pula. kecuali bagi orang yang telah mati hatinya, yenag telah membatu dan mengeras bahkan lebih keras dari batu itu sendiri.

Persaudaraan Islam kami ibaratkan seperti kisah anak yang mengejar layang-layang. Ketika seorang anak berlari mengejar layang-layang, tak disengaja ia tersandung batu lalu terjatuh, kedua lututnya terluka, berdarah. secara spontan, mulutnya berteriak "aduuuuh" tanpa komando, kedua matanya menitikan air mata bening, ia menangis. tanpa perintah kedua tangannya memegang lututnya yang terluka, agar berkurang rasa sakitnya, juga tanpa disuruh, otaknya langsung berputar, menggerakan hati, lalu diikuti langkah, matanya mencari sesuatu, obat yang ia cari, serta merta ia mengobati berusaha meyembuhkan.

Begitulah persaudaraan Islam, ia merupakan satu kesatuan tanpa kehilangan satu anggota badan pun. Dimanapun, dibumi manapun, saat dilafadzkan kalimat tauhid Laa Ilaaha Illallah, maka mereka adalah saudara kita. yang wajib dijaga kehormatannya, yang wajib dipenuhi hak-haknya, yang wajib diselamatkan jiwanya.

Orang yang tidak peduli dengan keadaan saudaranya atau menutup mata terhadap kedzaliman yang menimpanya, ia ibarat orang yang terkena STROKE seluruh tubuhnya bahkan jiwanya. Ia tak mampu berbuat apa-apa terhadap kondisi saudaranya. maka hati-hatilah, saat kita mengacuhkan kondisi saudara kita, bisa jadi kita telah mengalami stroke kejiwaan.
Kepedulian terhadap saudara, pada hakikatnya adalah kepeduian untuk diri sendiri. Ibarat Gravitasi Bumi, saat kita melempar benda ke atas, maka benda itu akan kembali terjatuh ke bawah. bahkan, jatuhnya benda tersebut kebawah, jauh lebih cepat dan lebih keras. Ibarat sedekah, kita begitu berat mengeluarkan, tapi jika sudah dikeluarkan, maka sedekah tersebut akan terbalas lebih cepat dan lebih banyak kepada kita. insyaallah.

Jika masih saja ada yang tak peduli dengan kondisi saudaranya, maka ia ibarat hidup seorang diri tanpa tetangga dan tanpa ada manusia lainnya. Tak kita pungkiri, Indonesia adalah rumah kita yang harus dijaga, tetapi bukan berarti kita juga tutup mata dengan keadaan tetangga sebelah yang sedang teraniaya.

Sabda Rasulullah:
"Barang siapa tidak peduli dengan (urusan) umatku, bukanlah golonganku"...

Wallahu'alam bisshowab
Abu Rafah
Baca Selengkapnya → Urusi Saja Negeri Sendiri !!!
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Indonesia Hari Ini, News, Pemuda, Pesona Dakwah

Bantuan Untuk Mesir 29/7

Assalamu'alaikum wr wb.
Selamat siang dan Salam sejahtera Bapak/Ibu/Sdr/i....

Mungkin Bapak/Ibu/Sdr/i sudah mengetahui/mendengar tentang kabar yang satu ini;

Ratusan rakyat Mesir tewas, ribuan lainnya luka berat. Militer mesir melakukan pelanggaran HAM, kejahatan kemanusiaan, pembantaian terhadap rakyat sipil yg tidak berdosa. Tapi dunia hanya bisa diam.

Ada 3 (TIGA) hal yg dpt kita lakukan utk bantu mereka:
1. Mari kita Desak SBY, Barrack Obama, dan Ban Ki-Moon untuk mengambil tindakan agar kejahatan terhadap kemanusiaan di Mesir segera dihentikan, dengan tandatangani petisi online di http://bit.ly/SaveEgypt.

2. Sisipkan doa untuk seluruh Saudara kita di Mesir. Semoga diberikan perlindungan bagi yg baik-baik saja, semoga diberikan kesembuhan bagi yg terluka, semoga diberikan tempat terbaik di sisi-Nya bagi yg telah tiada, dan semoga diberikan hidayah dan kesadaran bagi yg tertutup mata hatinya.

3. Bantu sebar pesan ini kepada Kawan-kawan lain. Karena bantuan sesedikit apapun akan sangat berarti bagi rakyat Mesir.

"Kemanusiaan itu tidak mengenal batas negara dan agama. Ia tumbuh dari keajaiban nuranimu tanpa sekat, tanpa musim. ‪#‎SaveEgypt‬"

Terima kasih sudah sempatkan waktu utk membaca. Selamat siang. Semoga hari Bapak/Ibu/Sdr/i penuh berkah dan menyenangkan #SaveEgypt ‪#‎SaveHumanity‬
Bantu jarkom se-Indonesia

Assalamu'alaikum

Muslim berduka, turut mengajak sobat se-Indonesia dalam cool tweet serentak se-Indonesia, Senin 29 Juli 2013 pukul 21.00-22.00 WIB dengan hashtag #SaveEgypt

Ayo ajak sebanyak banyaknya. Infokan kondisi mesir dll.

Follow @fsldkindonesia

Smga puasa hr ini barokah, doakan sodara2 kita d mesir ya

‪#‎jihadMedia‬
Baca Selengkapnya → Bantuan Untuk Mesir 29/7
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Indonesia Hari Ini, News

Mursi antarkan bantuan Mesir untuk Korban Gempa dan Tsunami Aceh th 2004

Kemarin Jokowi memberikan stigma negatif terhadap Muhammad Mursi, orang2 tertawa mendengarkan ocehannya, seolah2 dirumah kita tak punya media untuk mengetahui kondisi sebenarnya Mesir.
Jauh sblm Jokowi jd Gubernur Jakarta, Mursi udah blusukan ampe Aceh.

Picture: Mursi antarkan bantuan Mesir untuk Korban Gempa dan Tsunami Aceh th 2004

Baca Selengkapnya → Mursi antarkan bantuan Mesir untuk Korban Gempa dan Tsunami Aceh th 2004
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: News

Jumat, 26 Juli 2013

Di Bulan Ramadhan Artis Bella Saphira Ikrarkan Keislamannya

Bulan Ramadan tampaknya membawa berkah bagi artis cantik Bella Saphira. 

Bintang sinetron yang juga penyanyi itu resmi memeluk agama Islam, pada Jumat (26/7/2013) pagi ini. Namun, Bella enggan berbagi kisahnya pada para pewarta yang sudah menunggu sejak pagi.

Bella mengucapkan syahadat di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, sekira pukul 09.45 WIB. Bella melafalkan dua kalimat syahadat di hadapan seorang imam besar bernama Ali Mustofa Yaqub. 

Dengan lantang,Bella mengucapkan dua kalimat syahadat dengan menirukan ucapan sang Imam Masjid Istiqlal itu. Dengan tegas pula, Bella membacakan artinya.

"Insya Allah saya siap. Bukan karena paksaan," tandas Bella.

Selepas mengucapkan syahadat, pemilik nama lengkap Bella Saphira Veronica Simanjuntak itu langsung pergi meninggalkan lokasi Masjid yang memang akan dilaksanakan sholat Jum'at.[oke/trbn/im]
sumber : http://www.islamedia.web.id/2013/07/di-bulan-ramadhan-artis-bella-saphira.html?utm_source=twitterfeed&utm_medium=facebook
Baca Selengkapnya → Di Bulan Ramadhan Artis Bella Saphira Ikrarkan Keislamannya
Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Indonesia Hari Ini
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Ukhuwah itu Indah

Ukhuwah itu Indah

PIKAT SMAN 75 Jakarta

PIKAT SMAN 75 Jakarta

Label

  • Agenda Kegiatan (9)
  • Fiqus sunnah (1)
  • Foto Kegiatan (6)
  • Indonesia Hari Ini (20)
  • Lain-Lain (8)
  • News (10)
  • Pemuda (23)
  • Pesona Dakwah (23)
  • Selembar Kisah (16)

Arsip Blog

  • Desember (2)
  • Oktober (1)
  • September (3)
  • Agustus (4)
  • Juli (32)
  • Juni (27)

ROHIS SMAN 75 Jakarta

ROHIS SMAN 75 Jakarta

Cari Blog Ini

Entri Populer

  • Pengelolaan Limbah Kopi
  • Budidaya Kaktus
  • Lahan Pesisir
  • Kejujuran dan Puasa Ramadhan
  • Anjuran Menyampaikan
  • Obat anti Putus Asa
  • Peran Agama dalam Subsistem Agribisnis

Pemuda

Pemuda
Pemuda tak pernah kehilangan karya. 'Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia' (Soekarno).

Dokumentasi Sarasehan 75

Dokumentasi Sarasehan 75
Ini adalah Acara Sarasehan 75 (Silaturahmi Rohis dan Alumni Seluruh Angkatan SMA 75) yang dilaksanakan pada tanggal 28 Juli 2013 di Masjid Al Hikmah dalam lingkungan SMA 75

Indonesia Hari Ini

Indonesia Hari Ini
Banyak hal terjadi disekitar kita, mulai dari budaya, ekonomi, politik hingga isu-isu terhangat.

Dokumentasi Halal Bihalal 2013

Dokumentasi Halal Bihalal 2013
Ini adalah acara Halal Bihalal yang dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2013 di Masjid Al Amal

Pesona Dakwah

Pesona Dakwah
Tidak ada yang lebih berat perjuangannya selain dakwah di jalan Allah. Namun di balik itu semua ada janji-janji Nya yang sangat indah dan berkah-berkah melimpah ditiap kerikil dan duri yang kita temui.
Tema Perjalanan. Gambar tema oleh TommyIX. Diberdayakan oleh Blogger.